Ya Allah,
Engkau tahu persis seberapa lelahnya hatiku belakangan ini.
Ada banyak air mata dan rasa kecewa yang hanya bisa aku simpan sendiri,
jauh dari hiruk-pikuk pandangan orang lain.
Saat harapanku patah oleh keadaan
atau perlakuan yang tidak menyenangkan,
sering kali muncul rasa tak terima di dadaku.
Tolong bantu aku meredam ego
dan melepaskan kepahitan ini.
Aku sadar,
aku bukanlah manusia sempurna
yang selalu tulus tanpa pamrih
atau yang bisa dengan mudah memaafkan seketika,
tapi aku sungguh ingin belajar
Untuk mengikhlaskan apa yang memang di luar kendaliku.
Bantu aku agar tidak menaruh benci pada takdir-Mu,
meski kenyataannya saat ini mungkin jauh
dari apa yang selama ini aku semogakan.
Karuniakanlah aku hati yang legowo
hati yang membumi,
yang tidak mudah rapuh
atau merasa menjadi pihak yang paling tersakiti.
Aku sering merasa kecil,
kalah, dan penuh kecemasan.
Tolong peluk segala ketakutanku,
tenangkan kepalaku yang sering kali bising
oleh prasangka buruk dan ketakutan-ketakutan
yang sebenarnya belum tentu terjadi.
Ajarkan aku untuk lebih banyak berkaca.
Didiklah aku menjadi orang yang tidak mudah menghakimi,
karena aku sadar betul aku pun masih penuh dengan cacat dan keliru.
Jaga lisanku agar tidak menggores luka pada siapa pun,
terutama di saat aku sedang kalut, lelah, dan marah.
Jika kelak aku salah melangkah
atau tanpa sengaja menyakiti sesama,
tolong tegur aku dengan cara-Mu yang paling kasih,
lalu tuntun aku pulang untuk berani mengakui kesalahan
dan memperbaiki diri.
Ya Allah,
Temani aku dalam proses yang tertatih ini
sampai aku benar-benar mengerti dan rida terhadap maksud baik-Mu.
Hari ini, perlahan aku mencoba memaafkan keadaan
bukan karena aku merasa diriku sudah baik,
tapi karena aku hanya ingin bisa bernapas dengan tenang.
Aku melepaskan apa pun yang selama ini memberatkan langkahku.
Izinkan aku menata kembali hidup ini dengan hati yang lebih lapang.
Jadikan sisa waktuku di sini tidak sia-sia,
setidaknya bisa membawa sedikit manfaat
bagi mereka yang ada di sekitarku.
Dan saat hujan reda,
mampukan aku untuk tersenyum ikhlas
mensyukuri apa pun yang telah Engkau siapkan di depan sana.
Aamiin.
0
komentar

















